Respiro Kembali Menjadi Official Riding Partner Wheel Story Season...

Unforgettable Wheel Story

August 29, 2015 Comments Off on Lari Trail, Tantangan Baru Pelari News

Lari Trail, Tantangan Baru Pelari

Akhir-akhir ini ada sebuah jenis olahraga baru yang sedang ngetren di Indonesia, terutama di sekitaran Jakarta dan Jawa Barat. Olahraga ini dinamakan lari trail (trail running). Lari trail ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan olahraga lari pada umumnya yang biasa di lakukan di jalan atau trek lari. Hanya saja, lari trail ini dilakukan di trek yang tidak biasa bahkan ekstrem, yaitu di lereng gunung (baik yang landai maupun curam) dan pebukitan yang masih alami.

Gunung Gede-Pangrango dan Kawasan Sentul Bogor, Jawa Barat, di akhir minggu kini ramai oleh para trail runners yang sedang unjuk kebolehan menjajal tantangan, berlari naik turun gunung dan bukit. Kebanyakan mereka adalah para pelari profesional yang sedang berlatih untuk menghadapi event lari trail mendatang. Tak jarang pula terdapat pelari yang sedang mencari suasana baru setelah seharian pikiran dan tenaganya terkuras oleh pekerjaan. Selain sehat karena udara yang dihirup masih bersih jauh dari polusi, para pelari juga dapat menikmati keindahan alam walau hanya sekilas.

Para pendaki Gunung Gede biasanya membutuhkan waktu 2 hari 1 malam untuk kemping dan summit ke puncak gunung. Namun dengan lari trail ini hanya memakan waktu rata-rata 6-8 jam yang ditempuh dengan berlari diselingi dengan jalan cepat dan istirahat untuk tiba di puncak Gunung Gede dan kembali lagi ke Cibodas. Rutenya adalah Cibodas – Kandang Badak – Puncak Gn. Gede – Kandang Badak – Cibodas.

Lari trail atau yang bisa disebut lari lintas alam memanfaatkan jalan setapak di gunung sebagai treknya. Berbeda dengan road runners di jalan lurus dan beraspal, pelari trail harus menghadapi jalanan tanah dan berbatu, naik-turun, becek atau berlumpur. Lari trail bukan hanya olahraga, namun juga refreshing bagi tubuh dan anggota badan. Lari trail membutuhkan kondisi fisik tubuh yang prima dan terlatih, karena trek yang dilalui amat ekstrem.

Beberapa perlengkapan untuk melakukan lari trail ini antara lain sebagai berikut:

  • Pakaian lari, yang biasa dipakai untuk road running juga bisa dipakai.
  • Rain coats/wind breaker untuk dikenakan saat di gunung turun hujan dan cuaca menjadi dingin.
  • Sepatu trail, sepatu yang memang khusus digunakan untuk trail running.
  • Water container (hydropack), untuk membawa water blader, jaket, makanan kecil dan aksesoris lainnya.
  • First aid kits, yaitu obat-obatan untuk P3K, pluit, juga tak lupa hypothermia blanket untuk pertolongan pada penderita hypothermia.

Banyak kelebihan yang terdapat pada lari trail ini, antara lain membakar kalori dengan cepat, menghemat waktu dan biaya dengan bonus udara bersih dan pemandangan alam yang indah. Akan tetapi resiko yang dihadapi juga cukup besar, yaitu cidera saat lari trail dan berbahaya jika kemalaman di gunung karena tidak membawa perlengkapan yang memadai.

Tertarik untuk mencoba?

Comments are closed.