Panjang Sejarah Indonesia yang Belia

Menyapa Rara Jonggrang di Pagi Hari

August 24, 2015 Comments Off on Wheel Story: Day 116, Tehran – Iran Featured, Travel

Wheel Story: Day 116, Tehran – Iran

Tibalah team Wheel Story di negara ke-7 perjalanan Wheel Story season 3, Parijs Van Java to Paris, namun kali ini kami naik pesawat dari Mumbai ke Tehran transit di Sharjah (UEA) sedangkan motor kami akan menyusul 3 minggu lagi sampai ke Bandar Abbas dari Mumbai, waktu yang lumayan lama untuk kami bisa melihat Iran lebih dekat sambil menunggu motor kami tiba.

Wheel Story 3:

Perjalanan Mario Iroth dari Bandung Parijs van Java menuju Paris dengan membawa misi solidaritas antar negara-negara Asia Afrika.

Bertepatan dengan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70, kami sempatkan untuk mengikuti upacara bendera di kediaman Duta Besar Republik Indonesia di Tehran. Cukup ramai yang menghadiri, selain dari staf kedutaan, juga dihadiri oleh para pelajar asal Indonesia di Iran yang datang dari Qom, salah satu kota berjarak sekitar 2 jam berkendara mobil ke selatan Tehran dan juga dari warga Indonesia yang sudah menetap di Tehran dan sekitarnya. Upacara berlangsung tertib dan lancar, tak lupa juga pak Dubes memberikan amanat kepada masyarakat di Iran & Turkmenistan bersama mewujudkan gerakan nasional ‘Ayo Kerja’.

  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran
  • Day 116, Tehran - Iran

Setelah upacara bendera selesai dilaksanakan, kegiatan yang memang tak terpisahkan dari perayaan HUT RI yang ke-70 adalah pesta rakyat, disini masih di area kediaman dubes RI di Tehran dilaksanakan berbagaimacam lomba yang diselenggarakan panitia, diantaranya bola pimpong, bola voli dan ada juga lomba makan krupuk (kok bisa ya ada krupuk ikan di Iran 🙂 ) & lari klereng yang digemari anak-anak lalu lomba lari karung yang bikin heboh dan bikin ketawa.

Suasana yang seru dan ramai ini pun tak lengkap kalau belum menikmati hidangan masakan Indonesia yang telah disiapkan, tentu kami kangen dengan Soto Ayam, Rendang dan sambal merah khas Indonesia diikuti Es Dawet yang sudah disiapkan untuk makan siang. Benar-benar hari yang tak kan terlupakan walau sekarang ini musim panas di Iran hingga suhu mencapai 42 derajat celcius di Tehran namun tak meredam pelaksanaan semangat HUT kemerdekaan RI ke-70 di kediaman KBRI di Tehran, Iran.

NB : Di Iran kami sulit mengakses Facebook & Twitter, bahkan sulit mengakses website ntuk mencari informasi dari sini (karena diblok pemerintah) maka kami akan lebih aktif di Instagram yg bisa diakses selama di Iran.

Comments are closed.